Kamis, 18 Juni 2009

Hibridisasi sp2

Senyawa Etilena (C2H4)

Senyawa karbon ataupun molekul lainnya dapat dijelaskan seperti yang dijelaskan pada metana. Misalnya etilena (C2H4) yang memiliki ikatan rangkap dua di antara karbon-karbonnya. Struktur Kekule metilena akan tampak seperti:

Karbon akan melakukan hibridisasi sp2 karena orbtial-orbital hibrid hanya akan membentuk ikatan sigma dan satu ikatan pi seperti yang disyaratkan untuk ikatan rangkap dua di antara karbon-karbon. Ikatan hidrogen-karbon memiliki panjang dan kuat ikat yang sama. Hal ini sesuai dengan data percobaan.

Dalam hibridisasi sp2, orbital 2s hanya bergabung dengan dua orbital 2p:

C^{*}\quad \frac{\uparrow\downarrow}{1s}\; \frac{\uparrow\,}{sp^2}\; \frac{\uparrow\,}{sp^2} \frac{\uparrow\,}{sp^2} \frac{\uparrow\,}{p}

membentuk 3 orbital sp2 dengan satu orbital p tersisa. Dalam etilena, dua atom karbon membentuk sebuah ikatan sigma dengan bertumpang tindih dengan dua orbital sp2 karbon lainnya dan setiap karbon membentuk dua ikatan kovalen dengan hidrogen dengan tumpang tindih s-sp2 yang bersudut 120°. Ikatan pi antara atom karbon tegak lurus dengan bidang molekul dan dibentuk oleh tumpang tindih 2p-2p (namun, ikatan pi boleh terjadi maupun tidak).

Jumlah huruf p tidaklah seperlunya terbatas pada bilangan bulat, yakni hibridisasi seperti sp2.5 juga dapat terjadi. Dalam kasus ini, geometri orbital terdistorsi dari yang seharusnya. Sebagai contoh, seperti yang dinyatakan dalam kaidah Bent, sebuah ikatan cenderung untuk memiliki huruf-p yang lebih banyak ketika ditujukan ke substituen yang lebih elektronegatif.

Senyawa BF3 (Boron trifluorida)

Berikut kita akan melihat molekul BF3 (Boron trifluorida) yang dikenal memiliki geometri datar. Dengan hanya memperhatikan electron valensi,diagram orbital B adalah:


Pertama-tama terjadi eksitasi electron 2s ke orbital 2p yang kosong


Pencampuran orbital 2s dan dua orbital 2p menghasilkan tiga orbital hidrida sp2

Ketiga orbital sp2 terletak pada bidang yang sama, dan sudut antara dua ikatan diantaranya adalah 120. Setiap ikatan BF terbentuk dari tumpang tindih orbital hidrida sp2 dan orbital 2p fluorin. Molekul BF3 berbentuk datar dengan semua sudut FBF sama dengan 120 derajat.Hal ini sesuai dengan percobaan dan teori VSERP


.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar