Senin, 22 Juni 2009

Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Pengertian Kelarutan

Istilah kelarutan digunakan untuk menyatakan jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam sejumlah tertentu zat pelarut atau larutan. Kelarutan bergantung pada jenis zat terlarut, ada zat yang mudah larut tetapi banyak juga yang sedikit larut.

Kelarutan,tergantung pada (Keenan,1986) :
Sifat solvent
Kelarutan yang besar terjadi bila molekul-molekul solute mempunyai kesamaan dalam struktur dan sifat-sifat kelistrikan dari molekul-molekul solvent. Bila ada kesamaan dari sifat-sifat kelistrikan, misalnya momen dipol yang tinggi, antara solvent-solvent, maka gaya-gaya tarik yang terjadi antara solute solvent adalah kuat. Sebaliknya, bila tidak ada kesamaan, maka gaya-gaya terik solute solvent lemah.
Secara umum, padatan ionik mempunyai kelarutan yang lebih tinggi dalam solvent polar daripada dalam pelarut non-polar. Juga, jika solvent lebih polar, maka kelarutan dari padatan-padatan ionik akan lebih besar.

Suhu

Kelarutan gas dalam air biasanya menurun jika suhu larutan dinaikkan. Gelembung-gelembung kecil yang dibentuk bila air dipanaskan adalah kenyataan bahwa udara yang terlarut menjadi kurang larut pada suhu-suhu yang lebih kecil. Hal yang serupa, tidak ada aturan yang umum untuk perubahan suhu terhadap kelrutan cairan-cairan dan padatan-padatan.


Tekanan

Kelarutan dari semua gas naik jika tekanan saham dari gas yang terletak di atas larutan dinaikkan. Secara kuantitatif, hal ini dinyatakn dalam hukum Henry, yang menyatakan bahwa pada suhu tetap perbandingan dari tekanan saham dari solute gas dibagi dengan mol fraksi dari gas dalam larutan adalah tetap.

· Satuan Kelarutan.

Kelarutan (khususnya untuk zat yang sukar larut) dinyatakan dalam mol L-1. Jadi kelarutan sama dengan kemolaran dari larutan jenuhnya.

S = n/v dimana n adalah jumlah mol dan v = volume (liter)

· Tetapan hasil kali kelarutan (Ksp)

Perak kromat (Ag2CrO4) merupakan contoh garam yang sukar larut. Jika kita memasukkan sedikit saja kristal garam itu ke dalam segelas air kemudian diaduk, maka akan terlihat sebagian besar garam itu tidak larut. Larutan perak kromat mudah sekali jenuh. Apakah setelah mencapai keadaan jenuh proses melarut berhenti?

Ag2CrO4 (s) 2Ag+(aq) + CrO42-(aq)

Tetapan kesetimbangan dari garam atau basa yang sedikit larut disebut Tetapan Hasil Kali Kelarutan dan dinyatakan dengan lambang Ksp

persamaan tetapan hasil kali kelarutan untuk Ag2CrO4 adalah

Ksp = [Ag+] 2 [CrO42-]

Secara umum persamaan kesetimbangan larutan garam AxBy



HUBUNGAN KELARUTAN (s) DAN TETAPAN HASIL KALI KELARUTAN (Ksp)

2 komentar:

  1. mbak ampunnn!! tau aja klo kimia aq ga bagus nilainya...hikzzz...mbak pinter banget yaks! waktu SMa aq ga bisa-bisa nerima pelajaran ini abiz ngebingungin

    BalasHapus
  2. mbak . . .
    lebih rinci lagi dong tentang zat-zatnya yang mudah larut dan yang sukar larut apa-apa ajja

    BalasHapus