Rabu, 08 Juli 2009

Bagaimana Bahan kimia Berbahaya Masuk Dalam Tubuh Manusia?

Beberapa bahan kimia beracun menyebar dari sumbernya melalui udara, air, dan makanan, dan melalui barang-barang yang kita gunakan setiap hari seperti plastik, bahan pembersih, dan pestisida. Sebagian dari bahan kimia ini akan tetap tinggal di lingkungan kita untuk jangka waktu lama. Setiap orang di bumi ini mengidap bahan kimia beracun di dalam tubuhnya.

Bahan kimia beracun terkumpul di dalam lemak manusia, hewan,

dan tanaman. Pada saat manusia atau khewan besar (seperti beruang, burung hantu, burung elang, atau ikan besar) memakan hewan yang lebih kecil seperti ikan atau tanaman, bahan kimia beracun di dalam tubuh mereka berpindah melalui rantai makanan atau jaringan makanan dan terakumulasi di dalam tubuh mereka yang memakannya.


Mata rantai yang mematikan: Bahan kimia beracun yang berpindah dari khewan ke manusia


Dalam permainan ini orang berperan sebagai binatang-binatang untuk memperlihatkan bagaimana racun-racun berpindah dari yang satu ke yang lainnya. Paling sedikit diperlukan 7 orang untuk bermain, makin banyak orang yang bermain makin seru!

Waktu: ½ sampai 1 jam

Bahan-bahan: 20 atau 30 manik-manik berwarna, sekitar setengahnya terdiri dari satu warna, misalnya kuning, dan setengah yang lainnya terdiri dari 2 warna manik-manik, misalnya kuning dan merah.Tiap orang berperan sebagai seekor binatang. Di sini kita menggunakan burung elang, tikus dan belalang, tapi Anda dapat menggunakan binatang lain. Pilih satu atau dua orang menjadi burung elang, 4-10 orang sebagai tikus, dan sisanya

sebagai belalang. Gunakan karet gelang, tanda-tanda, atau penanda lainnya untuk membedakan binatang yang satu dengan yang lain. Seorang fasilitator menempatkan manik-manik berwarna di sekitar daerah permainan.

Fasilitator mengumumkan bahwa manik-manik berwarna adalah makanan untuk belalang. Yang tidak dikatakan oleh fasilitator adalah bahwa manik-manik berwarna merah adalah bahan kimia beracun yang telah terkumpul di dalam makanan. Belalang mengumpulkan makanan mereka dengan merangkai manik-manik dan mengalungkannya di leher. Masing-masing belalang mengumpulkan makanan sebanyak mungkin. Mereka harus mengingat jumlah manik-manik yang dikumpulkan.Berikutnya, lepaskan tikus-tikus ke area permainan untuk memburu belalang. Setiap kali seekor tikus menangkap seekor belalang, tikus tersebut mengambil kalung manik-manik yang dipakai oleh belalang dan belalang meninggalkan area permainan. Setiap tikus harus mempunyai cukup waktu untuk menangkap 1 atau lebih belalang dan memakai kalung manik-manik yang diambilnya dari si belalang.Lepaskan burung elang ke area permainan untuk memburu tikus ketika tikus sedang memburu belalang. Setiap tikus yang tertangkap oleh elang, tikus harus menyerahkan semua kalung manik-maniknya dan kemudian duduk di luar area permainan.Begitu burung elang telah mengumpulkan semua kalung, semua pemain berkumpul dalam lingkaran. Tanyakan pada setiap belalang dan tikus berapa banyak kalung manik-manik yang mereka kumpulkan sebelum mereka dimakan dan tanyakan apakah di dalam setiap kalung ini ada manik-manik berwarna merah. Kemudian minta burung elang untuk memperlihatkan kalung manik-manik yang mereka kumpulkan.

Mulailah berdiskusi, sampaikan pada kelompok pemain bahwa manik-manik berwarna merah menunjukan bahan kimia beracun di dalam makanan. Burung elang lainnya yang selamat akan menghasilkan telur yang kulitnya tipis atau menetaskan anak burung elang kecil yang lemah dan rapuh. Mintalah para pemain untuk mendiskusikan bagaimana bahan kimia beracun bisa masuk ke dalam air atau makanan mereka. Makanan apa yang dimakan manusia yang dapat mengandung bahan kimia beracun?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar