Jumat, 10 Juli 2009

Penyetaraan reaksi redoks

1. Metode bilangan oksidasi

a. Menentukan biloks unsur-unsur yang terlibat reaksi


Al (s) + NO3- (aq)<-------> AlO3- (aq) + NH3(aq) (dalam suasana basa)

Biloks Al= 0
Biloks N dalam NO3-= +5
Biloks Al dalam AlO3- = +5
Boloks N dalam NH3 = -3

Jadi Al mengalami Oksidasi sedangkan N mengalami reduksi

b. Menyamakan koefisien unsur yang mengalami oksidasi dan reduksi

Al → Al+5 + 5 e І x 8

N+5 + 8 e → N-3 І x 5

8Al + 5N+5 → 8Al+5 + 5N-3

c. Menyetarakan muatan

Dalam suasana asam, tambahkan H+ pada spesies yang kurang muatannya

Dalam suasana basa, tambahkan OH- pada spesies yang kelebihan muatan


8Al + 5NO3- + 3OH- <-------> 8AlO3- + 5NH3

d. Menyetarakan atom H dengan menambahkan H2O


8Al + 5NO3- + 3OH- + 6H2O <-------> 8AlO3- + 5NH3

2. Metode setengah reaksi/ion elektron

1. Menuliskan masing-masing setengah reaksi reduksi dan oksidasi serta menyetarakan unsur yang terlibat reduksi/oksidasi


CuS + NO3 - <-------> Cu2+ + S + NO (suasana Asam)

Reduksi : N+5 + 3 e → N+2 / x 2

Oksidasi : CuS → Cu2+ + S + 2 e / x 3


2N+5 + 3CuS → 2N+2 + 3Cu2+ + 3S

2. Menambahkan 1 molekul H2O pada:

· Bagian yang kekurangan 1 atom O, untuk suasana asam

· Bagian yang kelebihan 1 atom O, untuk suasana basa

[H+]

3CuS + 2NO3- <-------> 3Cu2+ + 3S + 2NO + 4H2O

3. Menyetarakan hidrogen dengan menambahkan:

· Ion H+ , untuk suasana asam

· Ion OH-, untuk suasana basa

[H+]

3CuS + 2NO3 - + 8H+ <-------> 3Cu2+ + 3S + 2NO + 4H2O

4. Jika muatan belum setara, menyetarakan muatan dengan menambahkan elektron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar