Rabu, 01 Juli 2009

soal stokiometri

1.) Lempeng Magnesium (Mg) seberat 4.55 gram dibakar dengan Oksigen hingga
membentuk Oksida magnesium. Berapakah berat Oksida magnesium yang dapat
dihasilkan jika reaksi berjalan sempurna ?

JAWAB.

2.) Logam Nikel (Ni) seberat 3.25 gram direaksikan dengan Oksigen hingga membentuk
Oksida nikel. Jika nikel yang bereaksi sebanyak 85%, maka berapakah berat Oksida
nikel yang diperoleh ?

JAWAB.

3.) Logam Aluminium yang tidak murni seberat 12.85 gram dibakar dengan Oksigen hingga
membentuk Oksida aluminium. Hasil oksida tersebut setelah ditimbang beratnya ternyata
juga 12.85 gram. Berapakah persen (%) kemurnian dari logam Aluminium tersebut ?

JAWAB..

4.) Logam Natrium (Na) sebanyak 4.60 gram direaksikan dengan Oksigen hingga membentuk
Oksida Natrium. Oksigen yang tersedia sebanyak 6.40 gram. Berapakah berat Oksida natrium
(Na2O) yang dapat diperoleh ? Apakah ada sisa logam Natrium ?

JAWAB.

5.) Logam Aluminium yang tidak murni seberat 12.85 gram dibakar dengan Oksigen hingga
membentuk Oksida aluminium. Hasil oksida tersebut setelah ditimbang beratnya ternyata
juga 12.85 gram. Berapakah persen (%) kemurnian dari logam Aluminium tersebut ?

JAWAB….

6.) Oksida barium sebanyak 24.75 gram direaksikan dengan Asam sulfat hingga membentuk garam
sulfat. Jika oksida barium yang tidak bereaksi sebesar 23.5%, berapakah berat garam sulfat
yang diperoleh ?

JAWAB.
7.) Oksida kalsium direaksikan dengan asam iodida hingga bereaksi membentuk garam iodida.
Jika garam iodida yang terjadi sebanyak 28.35 gram, berapakah banyak oksida kalsium
yang bereaksi ?

JAWAB.

8.) Oksida cromium ( CrO3) sebanyak x gram dilarutkan dalam asam bromida hingga bereaksi
membentuk garam bromida. Setelah ditimbang garam yang terjadi 24.56 gram.
Berapakah banyaknya oksida cromium yang dilarutkan mula-mula ?

JAWAB.

9.) Carbon dioksida (CO2) sebanyak 4.44 gram direaksikan dengan Natrium hidroksida
hingga membentuk garam natrium karbonat. Jika reaksi sempurna berapakah banyaknya
garam karbonat yang terjadi ?

JAWAB.

10.) Oksida nitrogen pentoksida (N2O5) sebanyak 14.50 gram direaksikan dengan kalium
hidroksida (KOH) hingga bereaksi membentuk garam kalium nitrat. Jika oksida nitrogen
yang bereaksi 82.5%, berapakah massa garam nitrat yang terjadi ?

JAWAB.

11.) Oksida belerang (SO3) dengan jumlah tertentu sebanyak 0.25 mole direaksikan dengan
Barium hidroksida ( Ba(OH)2) dan terjadi garam barium sulfat sebanyak 17.54 gram.
Berapa persen (%) oksida belerang yang tidak bereaksi ?

JAWAB.

12.) Oksida arsen (As2O3) yang tidak murni sebanyak 25.75 gram direaksikan dengan Natrium
hidroksida dan terjadi garam natrium arsenit sebanyak 14.37 gram. Berapa persen (%)
pengotor yang ada dalam oksida arsen ?

JAWAB.

13.) Oksida belerang (SO3) sebanyak x gram direaksikan dengan Calsium hidroksida hingga
bereaksi membentuk garam calsium sulfat.
Jika nilai x memenuhi persamaan : 3exp(x-2) = 9exp(x+1)
Berapakah massa garam calsium sulfat yang dapat dihasilkan ?

JAWAB..

14.) Berapakah massa garam yang dapat diperoleh dari reaksi 0.15x belerang dioksida dengan
Kalium hidroksida, dimana yang terjadi hanya 0.75 bagian belerang dioksida dari total
belerang tersebut, jika nilai x memenuhi persamaan :
2 exp(2x-4) = 8 exp(x-3)

JAWAB.

ASAM-BASA
15.) Asam khlorida sebanyak 36.5 gram dicampur dengan kalium hidroksida (KOH) hingga
membentuk garam kalium khlorida. Jika reaksi sempurna berapakah garam khlorida
yang dihasilkan ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar