Senin, 20 Juli 2009

Unsur Baru Telah Ditemukan

Para fisikawan nuklir telah lama menspekulasi keberadaan atom-atom yang bermassa lebih berat dari yang telah ditemukan sekarang. Sayangnya, selama ini mereka tidak memiliki teknologi yang memadai untuk mensintesis atom-atom tersebut. Sampai baru-baru ini saja. Satu tim ilmuwan gabungan Amerika dan Rusia teleh menemukan dua unsur baru: unsur nomor 113 dan 115 di tabel periodik. Terobosan baru di bidang kimia ini jelas dapat memperdalam pengetahuan kita tentang sifat-sifat atom.

Elemen-elemen super berat sangat cepat mengurai ketika mereka berhasil diciptakan. Dua yang baru ditemukan, kelihatannya merupakan bagian dari jenis atom-atom yang memiliki waktu hidup yang lama. "Kita mulai memasuki daerah yang kelihatannya memiliki stabilitas yang tertunjang", kata Joshua Patin dari Lawrence Livermore National Laboratories di California, AS. Dr. Patin merupakan chief data analyst untuk proyek kerjasama ini. Dia dan para koleganya di Livermore dan ilmuwan-ilmuwan Joint Institute for Nuclear Research di Rusis menumbukkan ion-ion dengan atom-atom yang dijadikan target di cyclotron (mesin yang dapat mengakselarasi nukleus atom ke kecepatan yang sangat tinggi). Para periset tersebut membombardir unsur amerisium-243 yang radioaktif dengan kalsium-48. Mereka menembakkan 1 trilyun atom-atom kalsium per detik, dengan harapan bahwa atom-atom tersebut akan menempel satu sama lain untuk membentuk suatu yang baru. Setelah melakukan percobaan ini siang malam selama satu bulan, Patin dan kawan-kawan berhasil memproduksi empat atom untuk masing-masing dua unsur baru untuk dipelajari penguraiannya.

Unsur 115 hidup selama seperseratus ribu detik (1/100000) sebelum mengurai menjadi unsur 113 yang lantas mengurai lagi setelah bertahan selama sedetik lebih. Di dunia elemen-elemen super berat, waktu yang kedengarannya sangat singkat tersebut sebenarnya lama sekali. Penemuan ini mendukung satu teori yang mengatakan ada satu daerah yang memiliki stabilitas memadai di tabel periodik. Dan untuk satu elemen baru yang ditemukan, ada banyak isotop yang menunggu untuk ditemukan. Beberapa di antaranya mungkin sangat stabil.

Untuk selanjutnya, tim ini akan mencoba menemukan elemen 117 dan 118. "Anda dapat menganggap daerah ini di tabel periodik sebagai dearah yang penuh teka-teki," kata Patin lagi. "Kita sudah menemukan sebagian jawaban dari teka-teki itu, tapi masih banyak lagi isotop-isotop kedua unsur yang baru ditemukan yang belum dilihat."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar