Sabtu, 12 Februari 2011

Arne Tiselius, Peraih Nobel Kimia tahun 1948

Arne Wilhelm Kaurin Tiselius dilahirkan pada tanggal 10 Agustus 1902 di Stockholm. Stelah kehilangan ayahnya ketika ia masih kecil, keluarganya pindah ke Gothenburg di mana ia bersekolah dan setelah lulus dari Realgymnasium lokal pada tahun 1921, ia meneliti di Universitas Uppsala, khusus dalam ilmu kimia. Ia menjadi asisten peneliti di Laboratorium Svedberg pada tahun 1925 dan mendapatkan gelar doktornya pada tahun 1930 dengan tesis berjudul “The moving-boundary method of studying the electrophoresis of proteins” (Metode Batas Bergerak dalam Mempelajari Elektroforesis Protein) dipublikasikan di Nova Acta Regiae Societatis Scientiarum Upsaliensis, Ser. IV, Vol. 7, No. 4) dan ditunjuk sebagai Dosen (Asisten profesor) dalam Ilmu Kimia dimulai pada tahun 1930.

Selama periode 1931-1935, Tiselius mempublikasikan sejumlah paper mengenai fenomena adsorpsi dan difusi yang alami terjadi pada lempeng berbasis zeolit, dan penelitian ini dilanjutkan selama setahun kunjungan ke laboratorium H.S. Taylor di Princeton dengan bantuan Yayasan Beasiswa Rockefeller. Distimulasi oleh banyaknya kenalan dengan ahli biokimia Amerika dan Ahli kimia fisika selama kunjungan ini, sekembalinya Tiselius ke Uppsala merangkum ketertarikan pada protein, dan penerapan metode fisika pada permasalahan biokimia secara umum. Hal ini mengemuka di antara penelitian yang lain hingga banyak metode analisis elektroforesis yang diperbaiki , dan dipublikasikan dalam Transactions of the Faraday Society, 33 (1937) 524. Metode ini seperti diterapkan pada penelitian protein serum dan sejumlah permasalahan biokimia lainnya membuat Tiselius dan sejumlah rekanannya terfokus selama beberapa tahun berikutnya. Pada tahun 1938, Tiselius mendapatkan beasiswa penelitian khusus lewat donasi kepada Universitas Uppsala oleh Major Herbert Jacobsson dan istrinya. Saat itu, disediakan tempat untuk profesor baru di Institut Kimia Fisika (Prof. Svedberg). Pada tahun 1946,biokimia didirikan menjadi departemen tersendiri dan pada tahun 1950-1952 mendapatkan gedung baru, yang sekarang menjadi Institut Biokimia.

Dengan kepemimpinan Tiselius, institut ini telah memberikan kontribusi pada pengembangan dan peningkatan sejumlah metode yang berguna dalam biokimia, seperti elektroforesis, khromatografi, partisi fase, filtrasi gel dan lain-lain. Metode ini telah diterapkan untuk mempelajari zat bermassa molekul besar, terutama protein dan enzim, tapi juga termasuk polisakarida (dekstran) dan asam nukleat. Selalu ada hubungan yang sangat dekat antara penelitian metodologi dan penelitian permasalahan khusus di mana metode tersebut bisa diterapkan. Tiselis mengambil peranan yang aktif dalam reorganisasi penelitian ilmiah di Swedia pada tahun-tahun terjadinya Perang Dunia II. Dia pun menjadi ketua Dewan Penelitian Sains Alam Swedia pada periode 1946-1950, dan juga ketua Komite Penelitian Himunan Kanker Swedia pada periode 1951-1955. Ia pun menjadi Kepala International Union of Pure and Applied Chemistry pada periode 1951-1955, menjadi Wakil Direktur Yayasan Nobel pada tahun 1947 dan menjadi Direktur sejak tahun 1960. Ia juga bekerja sebagai anggota Komite Nobel untuk Kimia sejak tahun 1946.

Ia menikah dengan Ingrid Margareta (Greta) Dalѐn pada tahun 1930, yang merupakan anak perempuan dari Hakim Kota Per Dalén of Gothenburg. Mereka memiliki dua anak: Eva (lahir tahun 1932) menikah dengan Dr. Torgny Bohlin, Lund; dan Per (lahir tahun 1934), seorang dokter di Rumah Sakit Akademik, Uppsala.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar