Sabtu, 12 Februari 2011

Hermann Staudinger, Peraih Nobel Kimia tahun 1953

Herman Staudinger ilahirkan di Worms pada tanggal 23 Maret 1881. Ayahnya adalah Dr. Franz Staudinger.

Staudinger disekolahkan di Worms, diterima sebagai mahasiswa pada tahun 1899, dan melanjutkan studi pertamanya di Universitas Halle, selanjutnya di Darmstadt dan Munich. Ia lulus dari Universitas Halle pada tahun 1903 dan memenuhi persyaratan untuk dilantik sebagai pengajar akademik di bawah pengawasan Profesor Thiele di Universitas Strasbourg pada musim semi tahun 1907. Pada bulan November 1907, ia ditunjuk sebagai Profesor Kimia Organik di Institut Kimia Technische Hochschule di Karlsruhe. Selama 14 tahun, dari tahun 1912, ia mengajar di Eidgenössische Technische Hochschule di Zurich, dan pada tahun 1926 menghadiri undangan Universitas Freiburg untuk datang sebagai Pengajar Ilmu Kimia. Di kota ini, ia menghabiskan masa karirnya. Mulai tahun 1940, ia memegang jabatan tambahan sebagai Kepala Institut Penelitian untuk Kimia Makromolekular. Staudinger mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Laboratorium Kimia di Universitas pada bulan April 1951, dan menerima posisi kehormatan sebagai Kepala Institut Penelitian Negara untuk Kimia Makromolekular, yang ia pegang hingga bulan April 1956.

Staudinger adalah penulis yang produktif dan buku-buku berikut ini ditulis olehnya dan telah dipublikasikan: Die Ketene (Senyawa Ketena), dipublikasikan oleh Enke, Stuttgart, pada tahun 1912; Anleitung zur organischen qualitativen Analyse (Pengenalan Analisis Kualitatif Organik), dipublikasikan oleh Springer, Berlin, edisi pertama terbit tahun 1923, edisi kelima terbit tahun 1948, edisi keenam terbit tahun 1955; Tabellen zu den Vorlesungen über allgemeine und anorganische Chemie (Tabel bahan Pengajaran Ilmu Kimia Umum dan Kimia Anorganik), dipublikasikan oleh Braun, Karlsruhe, edisi pertama terbit tahun 1927, edisi kelima terbit tahun 1947; Die hochmolekularen organischen Verbindungen, Kautschak und Cellulose (Senyawa Organik Makromolekul, karet dan selulosa),dipublikasikan oleh Springer, Berlin, pada tahun 1932; Organische Kolloidchemie (Kimia Koloid Organik), dipublikasikan oleh Vieweg, Braunschweig, edisi pertama terbit tahun 1940, edisi ketiga terbit tahun 1950; Fortschritte der Chemie, Physik und Technik der makromolekularen Stoffe (Kemajuan ilmu Kimia, Fisika dan tekhnik zat Makromolekular), bergabung dengan Professor Vieweg dan Professor Röhrs, Volume 1, 1939, Volume II, pada tahun 1942, penerbit Lehmann, Munich; Makromolekulare Chemie und Biologie (Ilmu Kimia dan Biologi Makromolekular), penerbit Wepf & Co., Basle, pada tahun 1947; Vom Aufstand der technischen Sklaven (Peningkatan Kerja Tekhnik), dipublikasikan oleh Chamier, Essen-Freiburg, pada tahun 1947.

Sejak bulan September 1947 Staudinger telah mengedit Die makromolekulare Chemie (Ilmu Kimia makromolekular) secara periodik, diterbitkan oleh Dr. A. Hüthig, Heidelberg dan Wepf & Co., Basle.
Pada tahun 1961, bukunya yang berjudul Arbeitserinnerungen(Kenangan Penelitian), dipublikasikan oleh Dr. A. Huthig, di Heidelberg.

Selain buku-buku tersebut, Staudinger mempublikasikan sejumlah paper ilmiah. Lima puluh di antaranya mengenai ketena, juga meneliti oksalil klorida, senyawa diazo alifatik, ledakan, insektisida, aroma kopi dan lada sintetis. Sejak tahun 1920, ia telah menulis sebanyak 500 paper mengenai senyawa makromolekular, 120 di antaranya adalah tentang selulosa, 50 di antaranya membahas karet dan isoprena.

Untuk hasil penelitiannya, Staudinger menerima banyak penghargaan dan gelar kehormatan; sedikit saja yang disebut di sini- yakni Dr. Ing. h.c. dari Technische Hochschule Karlsruhe; Dr.rer.nat.h.c. dari Universitas Mainz; dr.(C)h.c. dari Universitas Salamanca; Dr.chem.h.c. dari Universitas Torino; Dr.sc.techn.h.c. dari Eidgenössische Technische Hochschule di Zurich; dan Dr.h.c. dari Universitas Strasbourg. Pada tahun 1953, ia mendapat penghargaan Hadiah Nobel Kimia untuk penemuannya dalam bidang ilmu kimia makromolekular. Pada tahun 1933 ia mendapat medali kehormatan dengan Hadiah Cannizaro dari Reale Accademia Nazionale dei Lincei di Roma. Ia adalah anggota Institut de France (Institut Perancis), juga menjadi anggota dan anggota kehormatan banyak organisasi kimia dan HimpunanIlmu Kimia Makromolekular di tokyo.

Herman Staudinger menikah dengan Magda Wait, yang selama bertahun-tahun adalah asistennya dan pendamping penulis pada sejumlah publikasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar