Jumat, 11 Februari 2011

Leopold Ruzicka : Peraih Nobel Kimia tahun 1939

Leopold Stephen Ruzicka dilahirkan pada tanggal 13 September 1887 di Vukovar, sebuah kota kecil kecil Kroasia di Danube, sebelah timur antara pertemuan dengan Drava. Ayahnya Stjepan Ruzicka, adalah seorang pembuat kandang ayam; nama gadis ibunya adalah Ljubica Sever. Kakeknya termasuk orang Cekoslowakia, yang merupakan asal nama Ruzicka, seorang Austria dan istrinya dari Wurtemberg, sedangkan lima orang lainnya adalah orang Kroasia. Nenek moyangnya adalah seorang seniman atau petani, yang telah menikmati hanya beberapa tahun sekolah. Setelah kematian ayahnya yang begitu cepat pada tahun 1891, ia kembali dengan ibunya ke tempat kelahiran, Osijek, di Drava, sebelah barat penyebrangan dengan Danube. Di sana ia mengikuti sekolah negeri dan sekolah grammar klasik di mana bahasa Kroasia digunakan. Ia adalah murid yang baik dalam beberapa hal, tapi hanya tertarik pada fisika dan matematika. Mata pelajaran lainnya, termasuk sains deskriptif, sangat tidak disukainya. Tidak ada ilmu kimia dalam kurikulum tetapi, ia tetap memutuskan untuk mempelajari ilmu kimia di luar ketertaarikannya pada komposisi produk alam.

Ia ingin melanjutkan ke Institut Politekhnik Zurich tetapi ia khawatir bahwa ujian masuk yang diperlukan tidak hanya ilmu kimia tetapi juga geometri deskriptif. Sebagai gantinya, ia memutuskan untuk pergi kuliah ke Jerman, di mana setiap orang yang menyelesaikan pendidikan sekunder lengkap dapat diterima sebagai mahasiswa di Universitas atau Institut Tekhnik tanpa harus melewati ujian masuk tambahan. Ia memilih Technische Hochschule di Karlsruhe, di mana ia memulai studi kimia pada tahun 1906. Hal ini sangat berpengaruh pada masa depannya. Belakangan, ia menemukan bahwa kurikulum di Zurich, termasuk kerja praktik, diatur dengan peraturan yang sangat kaku; di tahun 1906, ketika kehadiran kuliah harus dicek. Di Karlsruhe, di sisi lain, terdapat kebebasan. Ia menyelesaikan kursus laboratoriumnya dalam 1 ¾ tahun dan kemudian segera memulai penelitian doktoralnya pada senyawa ketena dengan Profesor Staudinger, yang saat itu berusia 27 tahun, hanya lebih tua 6 ½ tahun. Ada beberapa birokrasi resmi , ia tidak menghadiri kuliah tekhnologi kimia, sayangnya juga kimia fisika dan fisika.

Setelah dua tahun kerja penelitian Ruzicka adalah Dipl.Ing. dan dua minggu berikutnya menjadi Dr.Ing. Satudinger menunjuknya sebagai asistennya, dan mereka bersama memasuki bidang yang belum dieksplorasi pada penyusun aktif senyawa- yang mereka beri nama pirethrin- bubuk serangga Dalmatian, sebuah produk tanaman, beracun untuk serangga dan binatang berdarah dingin lainnya. Mereka pun membuka bab baru tentang kimia alisiklis, yang kemudiantidak dikenal terkait dengan Ruzicka, sebagaimana terkait dengan Staudinger.

Pada bulan Oktober 1912, ia mengikuti Staudinger untuk menjadi pengganti Wilstätter di Eidgenössische Technische Hochschule (ETH, Institut Tekhnologi Swiss) di Zurich. Di Swiss, ia menemukan tidak hanya sebuah kampung halaman tapi juga kedamaian dan lingkungan ramah tamah yang membawanya dengan segala kondisi untuk penelitian yang bebas gangguan.

Pada tahun 1917, ia menjadi warge negara Swiss.

Pada tahun sebelumnya, ia telah memulai pekerjaan independen dan keputusan ini mengawali sebuah dekade yang bahagia dalam hidupnya, ketika ia bisa bekerja di laboratorium dari pagi hingga malam, dengan tema penelitian yang ditentukannya sendiri, tanpa harus mengajar, kecuali satu jam perminggu sejak tahun 1918. Selama tahun 1920-1924 ia meletakkan dasar-dasar semua penelitian yang akan dilakukannya.

Untuk penyelesaian kerjanya (sangat penting menjadi Privatdozent) pada tahun 1916-1917 ia merasa senang untuk mendukung pembuat parfum tertua di dunia, Haarmn & Reimer, Holzminden di Jerman. Titik awal untuk kerjasama mereka adalah formula Tiemann untuk lebh jantan; hasilnya adalah sintesis total senywa fenchone dan perpanjangan dan interpretasi penyusunan ulang Wagner Iistilah ini diperkenalkan olehnya). Setelah pekerjaannya pada tahun 1918 di Ciba, Basle ikut tertarik dengan penelitiannya tentang preparasi senyawa seperti kuinin. Dengan asisten yang beragam, pembuatan pertama β-collidine dan linalool, sintesis sebagian senyawa pinena, dan serangkaian penyelidikan bidang monoterpena telah dilakukan.

Pada tahun 1921, pembuat parfum Jenewa, Chuit, Naef & Firmenich, memintanya untuk berkolaborasi dengan mereka. Pada saat ini, penyelidikan yang mengarah pada elusidasi formula penyusun terpena tingkat tinggi telah dimulai. Dalam bidang parfum dan sesquiterpena, sintesis total nerolidol dan farnesol dilaksanakan menyeluruh. Struktur jasmone pun ditetapkan, formula irone Tiemann dikoreksi, dan dilakukan kerja sintesis untuk senyawa ini. Tapi sejauh itu, buah-buahan yangpaling penting dalam taman parfum adalah elusidasi struktur parfum musk yang terjadi secara alamiah yakni civetone dan muscone. Mengikuti penemuan-penemuan ini, Ruzicka dan koleganya mampu menyiapkan serangkaian keton alisiklis dengan 9 hingga 30 atom karbon lebih sebagai anggota cincin, senyawa yang sebelumnya diragukan keberadaannya.

Sepanjang tahun 1925-1926, kebanyakan ia habiskan dengan teman-temannya di Jenewa. Dari Oktober 1926 hingga 1929 ia adalah Profesor Kimia Organik di Universitas Utrecht. Meski ia bahagia di Belanda, ia memutuskan untuk menerima undangan ETH untuk kembali ke Zurich. Alasan utama keputusan ini adalah kekuatan industri kimia organik Swiss, khususnya cabang farmasi dan parfum, yang membutuhkan kemampuan dan energi seluruh ahli kimia dengan pelatihan yang menyeluruh dalam kimia organik modern. Keadaan ini bukan hanya tantangan untuk kemampuan mengajar dan penelitian bagi para profesor, tapi juga mendorong para mahasiswa untuk memenuhi pemahaman yang diperlukan atas teori dan metode yang melengkpi mereka dalam berkarir di industri tersebut. Komunitas profesor lipat tiga, mahasiswa dan industri menjadi terikat bersama dengan ikatan minat yang sama.

Pada tahun 1930, Ciba memperbaharui hubungan dengan laboratoriumnya. Asosiasi ini mengarah selama beberapa tahun secara ilmiah seperti keberhasilan penting industri dalam bidang pembuatan hormon seks pria. Dari tahun 1937, Yayasan Rockefeller dengan dermawan memberikan dukungan keuangan untuk penelitian senyawa alam, khususnya triterpena dan steroid, bebas tanpa persyaratan apapun. Dengan dua industri, terbentuklah grup pendukung kuat untuk tim penelitiannya yang tumbuh cepat saat itu.

Profesor Ruzicka menerima delapan gelar doktorat kehormatan (4 di bidang sains, 2 di bidang kedokteran, 1 di bidang Ilmu alam, 1 di bidang hukum), 7 hadiah dan medali, 24 keanggotaan kehormatan organisasi ilmiah kimia, biokimia dan lainnya, 18 keanggotaan kehormatan asing dari berbagai akademi ilmiah luar negeri. Kenalannya begitu luas, tidak hanya secara geografis tapi juga secara spiritual. Termasuk kota Vatikan seperti halnya Moskow. Ia merasa bahwa kehormatan yang ia dapatkan harus disebarkan ke seluruh anggota tim, dan untuk itu, sekedar contoh, pujian Doktor Diploma Kehormatan Harvard tahun 1936 (perayaan usia tiga ratus tahun universitas tertua Amerika Serikat) harus dibaca lebih realistis dalam bentuk jamak “… kepada tim ahli kimia, yang menantang serangan brilian mereka dalam metode, berhasil dalam interpretasi arsitektur senyawa alam yang mengagumkan”, karena setiap anggota tim telah membantu mentransformasi mimpi anak muda hingga anggota tertuanya menjadi kenyataan.

Ruzicka menikah denganAnna hausman pada tahun 1912, dan Gertrud Acklin pada tahun 1951. Ia tidak memiliki anak, dan hidup di Zurich. Hobinya adalah berkebun tanaman pegunungan Alpen dan lukisan kuno Belanda dan Skotlandia .
Leopold Ruzicka meninggal pada tanggal 26 September 1976

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar