Minggu, 13 Februari 2011

Praktikum Esterfikasi

Tujuan Percobaan

  1. Untuk mempengaruhi variable-variabel yang berpengaruh pada percobaan esterifikasi
  2. Untuk menghitung harga konstanta kecepatan reaksi (k) dan konstanta kesetimbangan reaksi (K)
  3. Dapat mengetahui peranan reaksi esterifikasi di Industri.

Manfaat Percobaan

Dengan melakukan percobaan esterifikasi mahasiswa diharapkan dapat

  1. Mahasiswa dapat mengetahui variable-variable yang berpengaruh pada percobaan esterifikasi
  2. Mahasiswa mampu menghitung harga konstanta kecepatan reaksi (k) dan konstanta kesetimbangan reaksi (K)

Latar Belakang percobaan

Esterifikasi adalah salah satu jenis reaksi dimana reaksi tersebut untuk menghasilkan ester. Ester merupakan sebuah hidrokarbon yang diturunkan dari asam karboksilat. Sebuah asam karboksilat mengandung gugus -COOH, dan pada sebuah ester hidrogen di gugus ini digantikan oleh sebuah gugus hidrokarbon dari beberapa jenis. Ester dapat dihasilkan dengan cara mereaksikan antara sebuah alcohol dengan asam karboksilat yang dapat dituliskan sebagai berikut

Pentingnya kita melaksanakan praktikum esterifikasi didasarkan pada sifat-sifat reaksi esterifikasi yang khas yaitu sifat reaksi yang reversible/dapat balik, bersifat sangat lambat. Hal-hal inilah yang nantinya akan kita jadikan variable percobaan untuk mengetahui bagaimana pembentukan ester yang optimal.

Aplikasi pembentukan ester sangatlah banyak di industry. Misalkan dalam proses dasar saat pembuatan plastic, senyawa aroamatik dan lain-lain. Oleh karena itu ita perlu untuk mempelajari reaksi esterifikasi dalam skala laboratorium dan mengetahui aplikasinya di Industri.

Esterifikasi

Macam-macam reaksi esterifikasi yaitu antara lain

  • Reaksi antara asam karboksilat dengan suatu alcohol
  • Reaksi antara asil klorida dengan alcohol atau fenol
  • Reaksi antara suatu anhidrida asam dengan fenol

Yang nantinya akan kita pelajari adalah reaksi antara asam karboksilat dengan alcohol. Dengan mekanisme reaksi sebagai berikut

  1. Oksigen karbonik diprotonisasi
  2. Alkohol nukleofilik menyerang karbon positif
  3. Eliminasi air menghasilkan ester

Variabel yang berpengaruh adalah

1. Suhu

Hal ini dikarenakan sifat dari reaksi yang eksotermis dan suhu dapat mempengaruhi harga konstanta kecepatan reaksi

2. Perbandingan zat pereaksi

Dikarenakan sifatnya reversible maka salah satu pereaktan harus dibuat berlebih agar optimal dalam pembentukan produk ester yang ingin dihasilkan

3. Pencampuran

Dengan adanya pengadukan saat pencampuran maka molekul-molekul pereaktan dapat mengalami tumbukan yang lebih sering sehingga reaksi dapat berjalan lebih optimal

4. Katalis

Sifat reaksi esterifikasi yang lambat membutuhkan katalis agar berjalan lebih cepat

  1. Waktu reaksi

Jika waktu saat reaksi lebih lama maka kesempatan molekul-molekul untuk ertumbukan semakin lebih sering

Aplikasi reaksi esterifikasi di Industri yaitu

  1. Sebagai pelarut atau solven
  2. Pemberi rasa pada makanan
  3. Berperan pada saat pembuatan biodiesel

Langkah percobaan reaksi esterifikasi secara umum yaitu sebagai berikut

  • Merangkai alat
  • Memanaskan asam karbosilat dengan katalis dalam reaktor
  • Memanaskan alkohol
  • Mencampurkan alkohol, katalis, dan asam karboksilat dalam labu leher tiga
  • Mengambil sampel
  • Menitrasi sampel dengan NaOH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar